Gerakan senam lantai

Pengertian senam lantai – Senam lantai atau disebut juga sebagai floor exercise, tipe olahraga yang bermanfaat untuk jaga kesehatan badan.

Berlainan dengan senam artistik yang disebut tipe olahraga prestasi dan diperlombakan pada Olimpiade, senam lantai atau gimnastik mempunyai manfaat untuk mempertahankan kesehatan badan dan pemikiran.

Senam lantai juga jadi materi evaluasi pengajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan untuk anak sekolah, baik di sekolah dasar, menengah atau atas.

Berikut pengertian senam lantai, lengkap dengan jenis, ragam, dan manfaatnya sebagaimana dirangkum lolitaeditores.com untuk Anda.

Pengertian Senam Lantai

Diambil dari Britannica, senam lantai ialah latihan yang mengikutsertakan pergerakan akrobatik seperti bergulir, berputar-putar, bertopang pada tangan atau meloncat yang sudah dilakukan di matras atau di lantai.

Senam lantai juga mempunyai pergerakan yang simpel dan tidak memerlukan perlengkapan khusus. Tetapi saat sebelum menerapkannya, kamu harus ada pada keadaan sempurna.

Jenis Senam Lantai

Pada intinya, senam lantai terbagi dalam pergerakan akrobatik dan tumbling baik yang memakai alat atau tidak.

1. Senam tanpa alat

Senam lantai tanpa alat dilalukan di atas lantai memakai matras. Senam lantai ini biasa disebut dengan senam bebas karena saat lakukan beberapa gerakan senam tidak memakai alat.

2. Senam dengan alat

Senam ini dilaksanakan dengan menyatukan beberapa elemen gerak hingga terjadi serangkaian gerak yang tidak terputus. Beberapa gerakan dalam senam ini dilaksanakan dengan memakai beberapa alat untuk memperoleh dampak artistik.

Ragam Senam Lantai

gerakan senam lantai

1. Sikap lilin

Pergerakan sikap lilin dengan diawali sikap tidur telentang diteruskan dengan mengusung ke-2 kaki lempeng ke atas (rapat).

Pada pergerakan ini, pinggang didukung oleh ke-2 tangan, lalu status bahu masih tetap melekat di lantai. Pada pergerakan sikap lilin ini, kemampuan otot perut perannya sebagai pengangkat kaki. Selanjutnya kelenturan otot pinggang, punggung dan leher berperan mempermudah ke-2 tangan menyokong pinggang.

2. Handstand

Pergerakan handstand ialah berdiri dengan ke-2 tangan. Pergerakan diawali dengan sikap berdiri, lalu menempatkan ke-2 telapak tangan di atas matras.

Pergerakan setelah itu menarik kaki ke belakang ke sisi atas dengan pergerakan mengayun, awali dengan kaki kanan selanjutnya dituruti dengan kaki kiri atau kebalikannya, selanjutnya pergerakan itu dipertahankan sepanjang beberapa menit.

3. Berguling di depan (forward roll)

Pergerakan senam ini ialah berguling di depan dengan posisi gerak diawali dan tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul sisi belakang.

Langkah melakukan dengan diawali sikap jongkok lalu merapatkan kaki. Selanjutnya tempatkan lutut ke dada dan ke-2 tangan menyangga di muka. Lantas diteruskan dengan bergulir di depan dan saat panggul sentuh matras, peganglah tulang kering untuk ke arah status jongkok.

4. Berguling ke belakang (back roll)

Guling ke belakang sebagai barisan dari senam lantai yang mengarah ke belakang (aktif). Pergerakan guling belakang ialah pergerakan menjatuhkan atau menggulirkan tubuh ke belakang dengan wujud membulat seperti roda.

Pergerakan itu dilaksanakan dengan sikap tubuh saat bergulir ialah membulat.

Pada dasarnya, tidak ada ketidaksamaan tehnik yang cukup berarti di antara guling depan dengan guling belakang. Bedanya ialah sikap badan. Guling depan mewajibkan pesenam menghadap ke matras. Sedang guling belakang, status badannya membelakangi matras.

5. Guling lenting (neck spring)

Pergerakan guling lenting sebagai pergerakan badan ke atas dan depan yang sudah dilakukan dengan melemparkan ke-2 kaki dan tolakan ke-2 tangan. Saat lakukan pergerakan guling lenting, sandaran badan ada di sisi tengkuk dan kepala.

6. Kayang

Kayang sebagai pergerakan senam lantai yang sudah dilakukan dengan urutan ke-2 tangan dan kaki bertopang ke matras dengan status kebalik, lalu meregang dan panggul dan perut diangkat ke atas. Faedah kayang untuk latih kelenturan badan khususnya pada bagian pundak.

7. Loncat harimau

Secara teoritis tehnik senam lantai loncat harimau ini tidak begitu berbeda jauh dengan tehnik pergerakan roll di depan. Hingga dalam tehnik ini memerlukan kepenguasaan pergerakan roll depan agar tidak ada cedera dan memudahkan dalam latihan tehnik loncat harimau.

Loncat harimau diawali dengan sikap jongkok dengan telapak tangan menyangga kuat ke matras. Seterusnya, penglihatan ke atas bertepatan dengan pergerakan loncatan.

Saat ke-2 telapak tangan sentuh matras, dengan cepat ke-2 siku ditekuk dan kepala dimasukkan ke di antara ke-2 tangan. Pergerakan ini dilanjutkan dengan gerak menggelinding, yang dimulai dari bahu, punggung, pinggang dan panggul sisi belakang.

Pergerakan loncat harimau disudahi dengan kembali lagi ke sikap jongkok lalu berdiri. Jika belum sanggup lakukan semua pergerakan, sebaiknya ditemani oleh guru atau pakarnya.

Manfaat senam lantai

Beberapa gerakan dalam senam lantai banyak memiliki faedah. Berikut faedah dari senam lantai.

1. Latih kegesitan badan
2. Perkuat otot lengan, kaki, paha, pinggang, perut, dan dada
3. Latih lompatan, kesetimbangan, dan kemampuan fisik
4. Melempengkan badan yang bungkuk
5. Membakar lemak pada tubuh
6. Latih konsentrasi
7. Tingkatkan kemampuan jantung dan memperlancar perputaran saluran darah
8. Menolong turunkan berat tubuh

Sekarang kamu sudah tahukan pengertian senam lantai beserta dengan jenis, ragam, dan manfaatnya. Kira-kira, kamu tertarik enggak dengan olahraga ini?