Efek Samping Bekam Yang Harus Diketahui Sebelum Melakukannya

Terapi bekam adalah salah satu metode pengobatan alternatif yang dimana dalam prosedurnya menggunakan cangkir kecil atau cawan di atas kulit selama beberapa waktu agar bisa menarik kulit dan juga menghisap darah kotor serta cairan racun dari dalam tubuh. Sekarang ini terapi bekam menjadi salah satu metode pengobatan yang cukup populer. Oleh sebab itu layanan jasa pijat panggilan Medan yang menyediakan layanan jasa bekam menjadi yang paling populer dicari oleh orang-orang.

Setidaknya terdapat dua jenis bekam yang bisa anda lakukan yakni bekam kering dan juga bekam basah. Bekam kering sendiri hanya akan menghisap kulit, sementara untuk bekam basah adalah kombinasi dari menghisap kulit dan juga perdarahan yang terkontrol dengan sengaja. Sudah sejak dulu bekam dipercaya mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah dapa meredakan otot yang tegang.

Walaupun terapi bekam ini sudah sangat populer, sebenarnya penelitian ilmiah yang dilakukan seputar bekam ini masih terbatas. Hanya ada beberapa saja jurnal ilmiah dan penelitian seputar bekam yang dipublikasikan. Dalam studi yang dilakukan pada tahun 2014 membuktikan bahwa bekam memiliki efek jangka pendek yang positif untuk bisa membantu menurunkan rasa nyeri jika dibandingkan dengan terapi panas atau penggunaan obat-obatan konvensional.

Efek Samping Terapi Bekam Yang Wajib Diketahui

Namun walaupun memiliki banyak dampak positif, ada beberapa efek samping yang akan anda rasakan jika melakukan terapi bekam. Sebenarnya bekam dari Go Massage ini cukup aman, namun tidak juga menutup kemungkinan akan terjadi berbagai macam efek samping. Nah berikut dibawah ini adalah beberapa efek samping dari bekam yang akan terjadi selama menjalani terapi bekam.

Nyeri Ringan Hingga Rasa Tidak Nyaman

Pertama, efek samping yang akan dirasakan ketika menjalani pengobatan alternatif bekam adalah dapat menimbulkan nyeri ringan sampai rasa yang tidak nyaman. Sebab di area yang ditempelkan cangkir, terdapat kemungkinan anda akan merasakan rasa yang tidak nyaman hingga nyeri. Hal ini sebenarnya sangat normal terjadi karena nyeri bisa ditahan dan tidak akan bertambah seiring dengan selesainya proses bekam terjadi.

Bengkak Pada Area Bekas Bekam

Berikutnya, efek samping yang terjadi dari pengobatan bekam adalah bisa menimbulkan bengkak yang terjadi di area bekas bekam. Hal ini terjadi karena sel darah yang pecah dampak dari dihisapnya kulit menggunakan cawan panas, sehingga sangat wajar terjadi bengkak di sekitar area bekas bekam. Namun jangan khawatir karena bengkak yang terjadi karena bekam tidak begitu berbahaya.

Memar Di Area Bekas Bekam

Berikutnya efek samping dari tindakan pengobatan bekam yang akan anda rasakan adalah terjadinya memar. Dimana kondisi ini adalah efek samping yang paling sering terjadi dan menimpa semua orang selepas menjalani proses bekam. Bekam akan membuat pembuluh darah menjadi pecah, sehingga terbentuklah memar di area tersebut. Namun jangan khawatir karena memar akan hilang dalam kurun waktu beberapa hari selepas bekam dilakukan.

Luka Bakar

Terakhir, efek samping dari dilakukannya bekam yang harus anda ketahui adalah dapat menimbulkan luka bakar atau melepuh. Hal ini terjadi karena kulit kita tidak bisa menerima atau tidak terbiasa mendapatkan panas yang dihasilkan oleh cawan yang panas dan menghisap kulit tubuh kita tersebut. Sehingga terkadang terjadilah luka bakar atau melepuh di area kulit bekas bekam.

Nah itulah informasi seputar beberapa efek samping dari bekam yang wajib anda ketahui. Semoga informasi ini dapat menjadi pertimbangan untuk anda yang ingin melakukan bekam.